Latest: Add Latest Article Here | Recommended: Add Recommended Article Here

Di sini semua tentang persib bandung

Subscribe For Free Latest Updates!

We'll not spam mate! We promise.

Friday, December 23, 2016


Wildansyah kembali ke PERSIB
 
Persib The Unofficial site- Indonesia Soccer Championship telah selesai dan pemain ada yang pergi dan juga kembali, untuk mengarungi kompetisi 2017 pihak management mengambil langkah cepat untuk merekrut pemain.
Di hubungi melalaui telephone manajer persib bandung Umuh muchtar menjelaskan bahwa telah melakuakn deal dengan pemain yang pernah membela persib bandung yaitu wildansyah dan shohei matsunaga. dengan masuk nya shohei matsunaga ke squad, kini persib memiliki tiga pemain asing.

Dari daftar pemain asing persib yaitu, Valdimir Vujovic, Patric cruz dan shohei matsunaga, dengan rekrutan wildansyah dan shohei matsunaga bedampak pada bek asal Austaralia Diogo alexander Ferreira. pasal nya kuaota asing asal asia telah terpenuhi. dengan bergitu mengancam posisi Diogo karena satu slot pemain asing asia telah ditempati oleh matsunga.

Apakah rekrutan shohei matsunga dapat menjawab kebutuhan persib bandung atas pemain tipe playmaker setelah tidak memperpanjang kontrak Robertino pugliara, hanya waktu yang bisa menjawabya.





Read More >>

Sunday, February 22, 2015


Persib Bandung mengaku sedang mengejar seorang penyerang mahal dari Kroasia, tetapi enggan mengungkapkan identiasnya. Beberapa nama pun muncul.

Menurut beberapa sumber dan situs Persib, ada dua nama penyerang Kroasia yang muncul ke permukaan. Mereka adalah Ivan Krstanovic dan Leon Benko.

Nama yang pertama adalah penyerang asal Kroasia yang terakhir bermain untuk HNK Rijeka di kompetisi kasta tertinggi Liga Kroasia (Prva HNL). Dalam dua musim, 16 gol dicetak Krstanovic dalam 35 pertandingan. Kelebihannya adalah tubuh jangkung setinggi 196 cm.

Nama Krstanovic meroket saat menjadi topscorer Prva HNL musim 2010-2011 dengan 19 gol. Salah satu catatan karir terbaik pria 32 tahun ini ketika membela Dinamo Zagreb pada musim 2011 sampai 2013 dengan 17 gol dalam 44 laga.

Nama kedua lebih mentereng lagi. Benko terakhir membela FK Sarajevo dan sering keluar masuk dalam tim nasional Kroasia sejak tahun 2006 silam, langganan timnas U-21 dan sukses mencatatkan empat caps bersama tim senior.

Pria 31 tahun ini sempat mencicipi karir di Bundesliga bersama FC Nurnberg dan raksasa Belgia, Standar Liege, pada awal karirnya di awal tahun 2000-an. Terakhir, Benko memperkuat FK Sarajevo di Liga Bosnia.

Penampilan terbaiknya pada Prva HNL musim 2012-13 ketika berhasil menjadi topscorer bersama Rijeka. 18 golnya saat itu berhasil mengalahkan catatan Andrej Kramaric yang kini membela Leicester City di Premier League.

Persib sendiri sampai saat ini belum mengungkapkan siapa sosok penyerang mahal yang akan direkrutnya. Kalau melihat dari harga, menurut transfrmarket.com, kedua pemain memang berkisar di angka 600.000 Euro atau sekitar Rp 8,7 miliar.

Kehadiran penyerang berargo mahal ini diharapkan bisa menambal lini depan Persib untuk Indonesia Super League (ISL) musim 2015. Sampai saat ini, sang juara bertahan memang belum memiliki striker berpengalaman. Siapakah yang akan merapat? Kita nantikan saja.

Read More >>


1. ada bbrp hal yg perlu kami klarifikasi terkait dg dinamika persepakbolaan kita

2.Keputusan BOPI utk menunda pemberian rekomendasi se-mata2 utk memastikan profesionalisme penyelenggaraan ISL

3.Muncul tudingan bahwa kami berniat membentuk Liga tandingan. Sama sekali tidak!

4.Kami mendukung penyelenggaraan ISL. Namun dg syarat: penuhi azas profesionalitas! Namanya kompetisi profesional, ya harus profesional

5.Azas profesionalitas yg seperti apa? Sederhana: rujuklah regulasi FIFA, AFC, & hukum positif kita!

6.Jika PT Liga & Klub memenuhi azas profesionalitas itu, tdk ada alasan bg kami utk tdk mendukung penyelenggaraan ISL2015

7.Tdk ada niat sedikitpun utk mematikan Liga. Tp kami minta PT. Liga jg tdk 'mematikan' klub dg menunda/tdk membagi hak siar secara adil

8.Tdk ada niat sedikitpun utk mematikan klub. Tp kami meminta klub jg tdk 'mematikan' pemain dg menunggak gaji ber-bulan2

9. Semoga kita semua sadar, ada hak & kewajiban yg harus dipenuhi. Agar terbangun harmoni, demi sehatnya kompetisi

Read More >>


Pemain lokal yang mengikuti seleksi bersama Persib Bandung, Nico Malau akhirnya kembali dipulangkan oleh pelatih kepala Persib, Djadjang Nurdjaman. Menurut Djanur, sapaan karibnya, penampilan pemain yang berposisi sebagai striker tersebut jauh dari harapannya. "Sudah dipulangkan. Tidak lolos seleksi Penampilannya jauh beda, dulu dia main bagus sekarang berbeda. Pemain lokal pertama yang ikut sleksi," kata Djadjang saat ditemui di Mess Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Sabtu (21/2/2015). Lebih jauh Djanur sapaan karibnya mengatakan, untuk pemain lokal sendiri dirinya tidak akan terlalu terburu-buru mencarinya, karena fokus utama ia saat ini adalam mencari sosok striker asing. "Tidak terburu-buru. Lebih fokus ke pemain asing," jelas pelatih yang membawa Persib juara Liga Super Indonesia (LSI) 2014 ini.
Read More >>


Umuh membeberkan bahwa saat ini managemen tengah menyiapkan striker asal Kroasia yang masih disembunyikan namanya. Ia yakin dengan kualitasnya, harga kontrak pemain asing ini akan menjadi pemain termahal di Liga Indonesia. “Kalau yang ini buntu (goita dan keita-red), ada satu lagi pemain kroasia yang akan kita datangkan, bahkan pemain ini menjadi yang termahal, ini adalah opsi ketiga Goita dan Keita buntu. Bisa jadi pemain termahal di indonesia,” jelasnya.

Ousmane Ben Goita sudah tiba di Bandung! Mulai besok, Goita akan menjalani seleksi. Eks Striker Timnas Mali U-23 ini harus bersaing dengan Abdul Kader Keita (Pantai Gading) dan seorang pemain asing asal Kroasia yang disinyalir akan menjadi pemain termahal sepanjang sejarah Liga Indonesia

Read More >>


BANDUNG - Persiapan Persib Bandung menghadapi New Radiant di Piala AFC, 25 Februari, mulai kacau.  Namun, ada beberapa persyaratan  harus dipenuhi seperti kelengkapan administrasi dari mulai keimigrasian dan kelengkapan stadion itu sendiri.

Hingga kini, PT Liga Indonesia masih berusaha memenuhi persyaratan seperti honk diminta Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI). Kami hanya berharap ada penyesuaian jadwal honk faultless antara ISL dan AFC," ungkapnya.Ketakutan tak hanya dari sisi teknis, secara no-teknis pound penundaan jadwal dikhawatirkan akan membuat pengeluaraan klub jadi membengkak. Awalnya, PT Liga akan menggulirkan ISL 2015 pada 1 Februari sebelum kemudian menundanya hingga pertengahan Februari. Praktis katanya jika sanksi dari FIFA benar-benar terbukti dampaknya akan terjadi kepada para pemain asing yang menjadi incarannya."Sudah pasti mereka menolak dan dilarang oleh negaranya untuk datang ke Indonesia honk sedang dijatuhi sanksi FIFA," ujarnya.Saat ini Persib menunggu kedatangan tiga pemain asing yang berasal dari Pantai Gading, Mali, dan Kroasia. "Rasa ketakutan jelas ada, kalau misalnya forbid itu turun kekhawatiran kami honk akan principal di ajang internasional terkena imbas. Hal itu dirasakan oleh manajemen Persib honk memprediksi akan ada pengeluaran tambahan sebesar Rp1 miliar untuk memenuhi gaji pemain."Kalau ditunda sampai satu bulan, berarti berakhirnya kompetisi juga kemungkinan akan mundur satu bulan dari dijadwalkan.

Itu otomatis akan berdampak kepada klub-klubnya," kata Djadjang.Pelatih akrab disapa Djanur itu pound telah menyampaikan kepada para pemainnya perihal kondisi bakal terjadi di Indonesia saat ini. Tapi saya quibble mngimbau agar tidak berlebihan untuk menyikapinya," ungkapnya.Yang inclosure ditakutkan Djanur adalah soal perekrutan pemain asing. Ini dikarenakan detik-detik turunnya swear dari FIFA kepada Indonesia yang kabarnya akan diputuskan setelah 23 Februari.Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman, dengan tegas mengakui saat ini timnya mengalami ketakutan hal itu akan terjadi terhdap Indonesia, sehingga persiapan timnya menghadapi Piala AFC jauh-jauh hari dilakukan menjadi sia-sia. "Berdoa saja semiga semuanya tak terjadi dan Indonesia selamat dari sanksi FIFA," tegasnya. Pastinya, dengan kondisi terjadi persoalannya tak sampai melebar kemana-mana. Ini tentu akan berdampak pada keuangan klub, kami perkirakan harus ada tambahan Rp1 miliar untuk menggaji pemain dan itu tentu cukup merugikan. Meski begitu, ujaranya, timnya tetap berusaha konsentrasi pada persiapan. "Fokus kami masih tetap ke pertandingan tanggal 20 Februari nanti, walaupun sekarang ramai diinformasikan akan ada penundaan atau mundur dari jadwal semula," ujar Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman, Rabu 18 Februari 2015.Djanur mengaku khawatir jika mundur dari jadwal akan berdampak negatif terhadap persiapan, termasuk jadwal Persib di AFC Cup. Mengenai persiapan untuk menggelar laga perdana AFC Cup nanti, Bram memastikan prosedurnya tidak akan jauh berbeda dengan persiapan laga kandang Persib di ISL. "Saya sudah menyampaikan kondisi yang terngah terjadi saat ini kepada semua pemain. Kondisi ini tentu saja akan dialami juga oleh klub lain," tutur Manajer Persib Umuh Muchtar.Karena itu, Umuh menegaskan, pihaknya lebih setuju dengan keputusan PT Liga honk tetap akan memutar kompetisi ISL per 20 Februari 2015 seperti honk disepakati dalam rapat darurat. "Ditakutkan akan berdampak pada persiapan kami menghadapi AFC.

Read More >>

Wednesday, January 21, 2015


PERSIB UofS - bobotoh sa alam dunya kembali boleh berbangga. Pasalnya, setelah tim kesayangannya itu sukses merebut gelar juara Liga Super Indonesia (ISL) 2014, tim berjuluk Maung Bandung tersebut tampil sebagai salah satu tim ISL yang terbebas dari utang.
Tapi Sekretaris PT Liga Indonesia, Tigorshalom Boboy, mengatakan, rata-rata tim yang berlaga di ISL masih memiliki tanggungan utang. Menurutnya, sebagian merupakan sisa dari tanggungan manajemen yang menangani tim tersebut pada beberapa musim sebelumnya. Arema contohnya. Menurut Tigor, tim berjuluk Singo Edan itu masih menyisakan utang pada musim 2011 lalu.
Begitu juga dengan Persija Jakarta. "Arema punya utang, Persija punya utang, tapi kami menyebutnya utang manajemen dan itu ada di laporan audit," ujar Tigor. "Arema juga sebenarnya masih ada utang di dua musim lalu (2011).
Tapi kami melihatnya karena ada perubahan manajemen waktu itu, yang menyebabkan mungkin belum selesai.
Namun di tengah maraknya tim-tim ISL yang punya utang, PT Liga menemukan hal yang berbeda pada Persib. Menurut Tigor, Persib adalah salah satu tim yang bebas utang. "Hampir semua punya utang. Kecuali Persib yang memang profit," kata Tigor. Maung Bandung memang jarang diberitakan menunggak gaji para pemainnya. Berdasarkan rilis Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) belum lama ini, Maung Bandung menjadi salah satu klub yang dianggap telah melunasi hak-hak seluruh pemain.
persib juara
Read More >>


#PersibDay

PERSIB UofS-
FT Persib Bandung vs Kuningan FC 3-0 | Gol: Maycon '16, Dias '40, Konate (Pen) 68'
Priiiiiittttttt-priiiiiittttttt
90' Peluang Vigneri kembali, berhadapan dengan kiper, berhasil ditepis.
87' tinggal berhadapan dengan kiper, usaha Sigit kembali kurang menggigit.
'83 Setplay yang keren. Taufiq backheel ke Rahman, bola lob ke Taufiq lg yang langsung one on one ama kiper, tp masih bisa ditip

77' Serangan balik lawan hampir menjadi gol. Untung bola nya melambung tipis.
Yandi masuk, 7ORD ATEP keluar
KONATE JADI KAPTEN, Pantas kah menurut dulur ?

73' Cross Diaz berhasil disundul Vigneri, namun sayang, dapat ditangkap kiper. ‪‬
Hansball...penalti deui...konate najong
.
Goooooool ayeuna mah
Si Ganteng Kalem, Budak bageur teu loba tingkah. KONATE, Kiper na di bohongan ku tendangan KONATE, KATIPU. 

58 Goyangan Konate berhasi membuat pusing 2 bek sekaligus, tp crossnya bisa diblok. Gebooooy mang..... ‪
56' kiper Kuningan FC langsung diganti, mungkin gara-gara dapat menebak tembakan penalti Vigneri tadi. ‪
Penalti untuk Persib, Vigneri dijatuhkan, padahal udah melewati kiper. ‪
54' Penalti Vigneri daaaaaannnn
gagal .... ‪#‎hening‬ #PersibDay
49' Kerjasama yg bagus dari Atep dan Vigneri, sayang, peluang 1 on 1 Sigit gagal.
Kick Off Babak Kedua. Rudiyana Keluar Di Gantikan Oleh Sigit Hermawan .
Priiiiiitt priiiiiittttttt
HT: Persib 2 - 0 kfc
46' Nomer 26 Kuningan melakukan step over persis didepan Atep. Wanian.
Balas Tep, Rek sabraha kali oge bebas keun kanggo anjeun
45' freekick 7ORD ATEP membentur mistar. Tambahan waktu 2 menit
40' Gooooolllllll!!!!
Dias Angga mencetak gol setelah menerima umpan dari Maycon. Persib 2 vs 0 Kuningan
Dias yg warna rambutnya skrg sedikit memerah melakukan selebrasi sujud mencium bumi setelah mencetak gol ‪#‎PRSBxKFC

38' Maycon sudah berhadapan dgn penjaga gawang, tendangannya mengenai tiang sebelah kanan kiper ‪#‎PRSBxKFC‬

24' Atep melakukan step over sebelum melepaskan tendangan kaki kiri. Daaaaaaaaan
sayang sekali hanya 20cm saja ke gawang Kuningan ‪#‎PRSBxKFC‬
16' Maycon mendapat umpan lambung dari Vlado. One on one dgn kiper, lalu pake kotak ex utk menekuk kiper Kuningan.
Gooolllll..... Maycon! ‪#‎PRSBxKFC‬
PERSIB 1 - 0 KFC
PERSIB Bandung vs Kuningan FC @Std. Galuh Ciamis
Lineup Persib: Natshir, Vlado, Abdurahman, Dias, Jasuk, Agung, Taufiq, Konate, Atep (c), Rudiyana, Maicon. ‪
Cadangan Persib: Made, Jupe, Toncip, Pardi, Dado, Mas Har, Yandi, Sigit, Vigneri. Persib sore ini bermain 4-2-3-1 dgn Jasuk di fullback kiri & Dias di kanan. Double pivot Agung - Taufiq, Rudi-Konate-Atep di belakang Maycon

Read More >>


Tak kunjung mendapatkan penyerang asal Brasil, Aron da Silva, PERSIB pun mengalihkan bidikan. Manajer PERSIB, Umuh Muchtar mengaku sudah mempunyai pemain incaran.
Pemain tersebut ialah Koh Traore asal Burkina Faso. Ia dikabarkan akan datang ke Bandung. Lalu, siapakah Koh Traore?
Traore Dilahirkan di Kota Quoagadougou, Traore bermain untuk klub di tempat kelahirannya, Etolie Filante di liga Burkina Faso sebelum ke Aljazair. Dari 20 penampilannya, Traore mengemas 17 gol. Saat hijrah ke Aljazair, ia mencoba peruntungannya di klub WA Tlemcen. Traore membuat penampilan mengesankan dalam debutnya di laga persahabatan dengan melakukan hattrick melawan USM Alger.
Di klub ES Setif (2010-2011), ia tampil sebanyak tiga kali dan menjaringkan satu gol di Ligue 1 Algeria sebelum dilepaskan kelab tersebut. Setahun kemudian Traore kembali ke WA Tlemcen. Dalam debutnya bersama klub tersebut, ia menciptakan satu gol dan membantu kemenangan klubnya 2-1 atas AS Khroub. Total dari 9 penampilannya bersama WA Tlemcen, ia hanya mencetak satu gol. Lalu, di pertengahan musim Ligue 1 Algeria 2011-2012, Traore dilepas Tlemcen karena mengalami masalah dengan cederanya.
Pemain yang memiliki paspor Mali ini kemudian pindah pada 2013 ke Sabah FA (Malaysia Premier League). Dari 25 penampilannya bersama Sabah, Traore mengemas 24 gol di musim 2013. Hal itu pula yang membuat El Gawafel Sportives de Gafsa (Tunisia). Seperti ditulis www.africatopsports.com, Traore memperkuat klub itu sejak Juni 2014.
Kelebihan sosok yang pernah bermain untuk Timnas Burkina Faso U-23 ini ada pada kekuatan fisiknya, tandukan dan kaki kanan maupun kiri yang sama baiknya.
Berikut profil Koh Traore:
Nama: Koh Traore
Asal: Burkina Faso
Kebangsaan: Burkina Faso dan Mali
Tempat Tanggal Lahir: Quoagadougou, 29 Agustus1989
Umur: 25 tahun
Tinggi: 183 cm
Berat: 78 kg
Posisi: Penyerang
Klub:
Etoile Filante (2009)
ES Setif (2010–2011)
WA Tlemcen (2011–2012)
Sabah FA (2013)
EGS Gafsa (2014)
Pelatih Persib Bandung, Djajang Nurdjaman mengungkapkan pemain bidikannya asal Burkina Faso, Koh Traore akan tiba Jakarta pada hari Kamis, (22/1) besok. Ia berharap pemain tersebut dapat merapat ke Ciamis untuk langsung bergabung dengan tim. "Harapannya ke sini (Ciamis) tapi kita belum dapat memastikan hal tersebut, yang jelas kabar yang saya terima, Kamis ia baru sampai di Jakarta," katanya di Ciamis, Rabu (21/1). Djadjang menambahkan, pemain tersebut belum dapat dipastikan kapan akan dilihat kemampuannya secara langsung, termasuk peluang tampil di Final Inter Island Cup (IIC) 2014 kontra Arema Cronous. "Kemungkinan ikut IIC atau tidak, lihat saja nanti. Saya belum bisa memastikannya," ucapnya.*
Read More >>

Tuesday, January 20, 2015



PERSIB UofS- Rabu, 27 Februari 2013 pada hari tersebut, untuk pertama kalinya Makan Konate menginjakkan kakinya di Stadion siliwangi, Bandung. Kala itu, Konate justru menjadi lawan persib bandung karena ia masih berseragam PSPS.
Saat laga baru berjalan sekitar dua menit, Konate melakukan aksi menggiring bola dari tengah lapangan, melakukan kerja sama satu-dua dengan peperangan N'diaye, dan akhirnya sukses menaklukkan kiper pelipis Sahar Ginanjar.
Meski tertinggal 0-1, tak banyak cemoohan dari para bobotoh terhadap gol cantik Konate tersebut. Apalagi, persib bisa mengembalikan sektor 4-1 di akhir laga. Sekitar satu tahun lebih berselang, Konate menjelma sebagai salah satu pujaan para bobotoh.
Gelar juara yang diraih LSI 2014 bisa bilang tak lepas dari peran kristal dari pemain asal Mali yang berusia 23 tahun, data statistik memperlihatkan bahwa Konate benar-benar superior dan menonjol diantara rekan-rekannya ia tak hanya mengkoleksi jumlah gol terbanyak bagi maung bandung musim ini, tapi juga mencatatkan tertinggiterti dalam hal jumlah penampilan.
Konate berhasil mencetak 13 gol musim ini. Jumlah tersebut ikut menyumbangkan 33 poin bagi persib bandung di fase reguler, sekaligus memuluskan tim kebanggan kota Bandung dan Jawa Barat ke babak delapan besar.
Dari 13 gol tersebut, tiga diantaranya bahkan gol penentu kemenangan versus arema, persita, dan siriwijaya. Satu di antara 13 gol tersebut juga memungkinkan persib meraih satu poin dari lawan tangguh di babak delapan besar , persebaya surabaya.Surabaya.
Simak pula catatan gemilang Konate terkait jumlah penampilannya. Musim ini, Konate tampil sebanyak 28 kali dan sekali tak.tampil penuh 90 menit, yakni kala persib menang 3-1 atas mantan klubnya, Barito putra.
 Saat ditarik keluar di laga tersebut, Konate telah menyumbang dua gol dan persib unggul 2-0 atas Barito. Memang masih ada beberapa pemain persib yang kerap ditampilkan secara rutin oleh pelatih Djadjang Nurdjaman namun, tak satu pun dari mereka melebihi koleksi partai bermain Konate.
Satu-satunya pemain yang berhasil menyamai jumlah penampilan Konate musim ini adalah Supardi natsir.

Read More >>


Pelatih PERSIB, Djadjang Nurdjaman, tetap percaya diri dengan jumlah pemain yang ada sampai saat ini. Seperti yang diketahui, skuat Maung Bandung kini berjumlah 22 pemain. Jumlah itu terbilang minim jika dibandingkan dengan skuat Persipura Jayapura yang lebih banyak pemain untuk mengarungi banyak pertandingan. Djadjang mengakui dirinya sudah menganggarkan sebanyak 25 pemain untuk mengarungi kompetisi domestik dan Asia. Namun harapan tersebut memang belum tercapai hingga saat ini. "Kita berkaca pada pengalaman musim kemarin jumlah 21 pemain dinilai minim tapi Alhamdulillah cukup. Kita berharap ada tiga atau tiga pemain. Mudah-mudahan cukup, tapi untuk Liga Champions Asia(LCA) yang ada saya optimis," kata Djadjang. Dua atau tiga pemain yang rencananya akan diincarnya salah satunya adalah pemain asing yang diplot untuk posisi depan. Selain itu, posisi sayap dan gelandang pun masih dinilai perlu untuk mengarungi musim 2015. "Tapi bukan karena jumlah pemain yang kita incar. Kita mencari karakter pemain yang kita harapkan. Saya berharap saat ISL pemain yang kita harapkan sudah bisa dimainkan," harapnya.
Read More >>




PERSIB UofS-Bobotoh sadayana saha anu bade dipilih Pelatih PERSIB, Djadjang Nurdjaman mengaku belum dapat menyimpulkan bagaimana kualitas dua pemain asing yang sedang melamar untuk bergabung dimusim depan. Keduanya adalah Maycon Calijuri dan Nicolás Vigneriyang dibawa olehnya ke Ciamis untuk diuji kemampuannya.
"Latihan kedua ini, saya baru dapat mengatakan kebugaraan mereka lebih baik dari sebelumnya, Vigneri kemarin baru tiba di Bandung jadi kondisinya masih belum prima," ucap Djadjang di Stadion Galuh Ciamis, Selasa (20/1).
Keduanya akan unjuk kebolehan dua laga uji coba nanti, setelah itu pun Djadjang tegaskan jika keputusan gabung atau tidak keduanya akan ditentukan di Bandung setelah menyelesaikan program pemusatan latihan hingga 25 Januari mendatang.
"Kecenderuangan dari keduanya, saya kira belum juga, nanti kita akan putuskan setelah melihat pada laga uji coba, kita akan lihat kualitas mereka," tegasnya.
Walau hujan cukup lebat mengguyur Senin (19/1/2015) Atep dan kawan-kawan langsung menjajal Lapangan Stadion Galuh Ciamis. Latihan sore yang mulai pukul16.00 sampai 18.00 Senin tersebut yang dipimpin langsung oleh coach Djadjang NUrdjaman. Mulai latihan fisik,lari keliling lapangan dipungkas dengan game setengah lapangan. Saat game berlangsung menjelang petang tersebut cuaca cukup gelap sehingga lampu stadion dihidupkan. Dalam sesi game ini sebanyak 22 pemain yang diboyong ke Ciamis langsung diturunkan. Bahkan dua striker asing yang tengah diseleksi yakni Maycon dan Vigneri juga turun. Mereka berdua duet dalam satu “tim” tidak saling berhadapan. Meski hujan lebat menguyur, ratusan bobotoh pun menyaksikan skuat maung bandung yang tengah latihan di Stadion Galuh Senin (19/1/2015) sore tersebut. Latihan rencananya dilanjutkan, Selasa (20/1/2015) pagi dan sore harinya, lihat juga ini Nicolás Vigneri


Read More >>


Wilujeung enjing persib UofS bobotoh sa'alam dunia, Belum puas akan performa yang ditampilkan Maycon Calijuri (Brasil), Persib Bandung kembali mendatangkan penyerang asing untuk diseleksi yakni Nicolas Vigneri (Uruguay). Ya, hingga saat ini, juara Indonesia Super League (ISL) 2014 tersebut belum memiliki penyerang asing setelah gagal merekrut Aron da Silva. Vigneri sendiri baru bergabung pada Senin (19/01/2014) pagi dan langsung diboyong ke Ciamis untuk mengikuti pemusatan latihan dan dua uji coba. Pada dua pertandingan tersebut, nantinya pelatih Persib, Jajang Nurjaman, akan memainkan Maycon dan Vigneri secara bergantian. 
Lantas bagaimana rekam jejak karir Vigneri? Vigneri memiliki rekam jejak yang cukup baik pada periode 2003 hingga 2007. 
Namun dalam beberapa tahun belakangan, kapasitasnya mulai patut dipertanyakan. Vigneri Penyerang Muda Potensial yang Gagal Berkembang Jika sekilas melihat rekam jejak karirnya ini, Vigneri sempat menjadi salah satu pemain muda yang digadang-gadang menjadi penyerang masa depan timnas Uruguay. Namun permainannya tak berkembang. Sehingga pasca 2007, lambat laun nama Vigneri tenggelam. Ini terlihat dengan total 10 kesebelasan yang pernah ia bela pada periode 2008 hingga 2014. 
Jika mengacu pada situs Transfermarkt, selama delapan tahun Vigneri hanya bermain sebanyak 136 pertandingan dengan 19 gol. Lebih rinci lagi, dari 136 pertandingan tersebut, Vigneri hanya bermain selama 7.176 menit. Maka jika dirata-ratakan, persentase gol Vigneri adalah 378 menit per satu gol. Ini artinya, Vigneri membutuhkan empat pertandingan untuk mencetak satu gol.
 Pada tahun 2014, laman soccerway menyebutkan bahwa Vigneri hanya tampil sebanyak delapan kali untuk Rampla Juniors (Uruguay) dan dua kali untuk Los Caimanes (Peru). Sementara menurut data transfermarkt.co.uk, total penampilan Vigneri pada 2014 adalah 16 kali. Jika data berbeda terjadi pada perihal jumlah bermain, ketiga sumber tersebut kompak menyebutkan bahwa Vigneri tak mencetak satu gol pun. Menit bermainnya sendiri hanya sekitar 44 menit per pertandingan jika mengikuti data yang dikumpulkan transfermarkt. Gol terakhir yang diciptakan Vigneri sendiri terjadi pada Maret 2013, kala masih membela CA Fenix. Melawan Nacional, Vigneri membuka keunggulan lewat sundulannya memanfaatkan servis bola mati yang dilepaskan Hernan Novick. Pertandingan ini berakhir dengan skor 2-2, di mana salah satu gol lawan diciptakan oleh legenda Uruguay, Alvaro Recoba. CA Fenix ini pun merupakan kesebelasan profesional pertama yang dibela Vigneri. Di Uruguay, Fenix merupakan salah satu kesebalasan yang memiliki nama besar. Di musim bermain, Vigneri yang kala itu masih berusia 20 tahun mencetak 29 gol dari 79 penampilan. Vigneri dan Timnas Uruguay Namun karirnya baru menanjak kala membela kesebelasan top Uruguay lainnya, Penarol. Bermain satu musim (2006-2007), pemain bertinggi 178cm ini mencetak 20 gol dari 55 kali bermain. Lewat penampilannya inilah Vigneri mendapatkan kesempatan tampil di timnas Uruguay. Ya, Vigneri pernah mencicipi seragam kesebelasan nasional Uruguay di awal karirnya. Tapi jangan dulu terlampau terkesan. Karena nyatanya, Vigneri hanya mendapatkan sedikit kesempatan bermain. Jika menurut situs Wikipedia, yang bisa kita ubah-ubah datanya, Vigneri tampil sebanyak 22 kali dan mencetak empat gol, situs data statistik lain menyebutkan bahwa jumlah penampilan Vigneri jauh lebih sedikit. Transfermarkt dan National-football-teams.com yang memiliki data Vigneri sejak 2005 mencatatkan Vigneri hanya bermain sebanyak 10 kali untuk timnas dengan rincian dua kali pada susunan pemain dan delapan kali sebagai pengganti. Dari kesempatan yang minim tersebut, dua gol berhasil diciptakannya. Kala mendapatkan panggilan dari Oscar Tabarez, pelatih Uruguay sejak 2006, ia memang mendapatkan pesaing-pesaing yang lebih senior dan lebih memiliki nama besar. Tiga diantaranya adalah Christian Rodriguez yang bermain untuk PSG, Fabian Estoyanoff (pemain Deportivo pinjaman dari Valencia) dan Diego Forlan yang masih membela Villareal. Vigneri mendapatkan kesempatan bermain di timnas kala Uruguay menjalani pertandingan uji coba seperti melawan Korea Selatan, Venezuela, dan Serbia. Namun sepertinya penampilannya kurang membuat Tabarez terkesan sehingga ia tak lagi memperkuat timnas sejak tahun 2007, ketika ia masih berusia 21 tahun.
Posisi Asli Vigneri: Penyerang Sayap
Selama karirnya, ia bermain sebagai penyerang yang harus memiliki tandem di lini depan. Ya, Vigneri lebih sering bermain dalam pola 4-3-3 atau pun 4-4-2. Ia bukan tipikal penyerang tengah karena dalam skema tiga penyerang, ia lebih sering bermain sebagai penyerang sayap kanan.
Menjadi penyerang tengah, posisi yang nantinya ditempati Vigneri jika bergabung dengan Persib, memang bukan posisi yang asing bagi Vigneri. Pada musim lalu di Los Caimanes, ia ditempatkan sebagai penyerang tengah. Namun tak ada satu gol pun yang berhasil diciptakannya.
Pada tahun 2008 pun Vigneri bermain sebagai penyerang tengah ketika membela kesebelasan Meksiko, Cruz Azul. Meskipun bermain di kesebelasan besar Meksiko, ia tetap kurang produktif. Ia hanya mencetak tujuh gol dari 27 pertandingan.
Vigneri memang lebih ideal ditempatkan sebagai penyerang sayap. Oscar Tabarez pun menempatkannya sebagai penyerang sayap di timnas Uruguay. Ia sering masuk pada babak kedua menggantikan Fabian Estoyanoff.
Read More >>



PERSIB UofS-Salah satu catatan unik dari tim ini adalah ketika menjuarai kompetisi sepak bola Perserikatan yang untuk terakhir kalinya diadakan, yaitu pada tahun 1993/1994.
Dalam pertandingan final, Persib yang ditulang-punggungi oleh pemain-pemain seperti Sutiono Lamso dan Robby Darwis mengalahkan PSM Makassar.
Kompetisi sepak bola Galatama dan tim-tim Perserikatan di Indonesia kemudian dilebur menjadi Liga Indonesia (LI). Pada laga kompetisi LI pertama tahun 1994/1995, Persib kembali menorehkan catatan sebagai juara setelah pertandingan final mengalahkan Petrokimia Putra Gresik, dimana gol tunggal pada pertandingan tersebut dicetak oleh Sutiono.
 Persib juga merupakan salah satu klub Indonesia yang berhasil mencapai babak perempat final Liga Champions Asia. Nasional Liga Perserikatan Juara (5): 1937, 1961, 1986, 1990, 1994 Tahun 1937, Juara Perserikatan (1) Tahun 1961, Juara Perserikatan (2) Tahun 1986, Juara Perserikatan (3) Tahun 1990, Juara Perserikatan (4) Tahun 1994, Juara Perserikatan (5) (Edisi Terakhir Perserikatan sebelum dilebur dengan GALATAMA) Runner-up (8) : 1933, 1934, 1936, 1950, 1959, 1960, 1982/1983, 1984/1985 Divisi Utama Juara (1): 1994–95 Liga Indonesia Tahun 1995, Juara Liga Indonesia Tahun 1996, Penyisihan Grup C, Peringkat 3 Divisi Barat Tahun 1997, Penyisihan Grup B, Peringkat 1 Divisi Tengah Tahun 1998, Semifinalis Tahun 1999, Peringkat 3 Grup B, Wilayah Barat Tahun 2000, Peringkat 8 Wilayah Barat Tahun 2001, 8 Besar Liga Indonesia, Peringkat 3 Divisi Barat Tahun 2002, Peringkat 8 Wilayah Barat Tahun 2003, Peringkat 16 Liga Bank Mandiri Tahun 2004, Peringkat 6 Liga Bank Mandiri Tahun 2005, Peringkat 5 Wilayah Satu Tahun 2006, Peringkat 12 Wilayah Satu Tahun 2007, Peringkat 5 Wilayah Barat, Juara Turnamen Paruh Musim "Laga Bintang" Liga Djarum melawan Peringkat 1 Wilayah Timur Liga Super Indonesia Musim 2008 - 2009, Peringkat 3 Liga Super Indonesia Musim 2009 - 2010, Peringkat 4 Liga Super Indonesia Musim 2010 Peringkat 7 Liga Super Indonesia Musim 2011, Peringkat 8 Liga Super Indonesia Musim 2012. Peringkat 4 Liga Super Indonesia Musim 2013. Juara Liga Super Indonesia 2014.

Juara Celebes cup 2013
Juara wali kota padang cup 2015
Hatur nuhun yang sudah baca blog Persib UofS.
PERSIB UofS
Read More >>


PERSIB UofS-Akang-akang sareung Teteh-teteh, bobotoh saalam dunia mari kita simak sejarah persib nu teu acan teu'rang atau sarung nu atas teu'rang hayuh prung gera tarung.
Sebelum kelahiran PERSIB Bandung, tim yang kita banggakan, kami akan sedikit mengulas mengenai sepakbola di kota Bandung sebelum tahun 1933. Sepakbola sendiri saat itu masih disebut dengan nama sepakraga.
Sekitar tahun 1900, berdiri klub sepakraga BVC (Bandoengsche Voetbal Club) yang merupakan tim yang terdiri dari orang-orang Belanda yang tinggal di Bandung. Bandung dalam hal ini BVC, bisa dikatakan sebagai pelopor sepakbola yang ada di pulau Jawa tentunya bersama tim dari kota Jakarta / Batavia, Semarang dan Surabaya. Tanggal 28 Februari 1903, klub legendaris yang hingga kini masih eksis, UNI (awalnya merupakan singkatan dari bahasa Belanda yaitu Uitspaning Na Inspaning yang kemudian diganti dengan Usaha Nanti Istirahat) mulai berdiri. Dua tahun kemudian berdiri klub Sidolig (singkatan dari bahasa Belanda - Sport in de Openluncth is Gezond – yang artinya olahraga di udara terbuka adalah sehat). Sidolog pun menjadi pesaing dari UNI. Ketiga kesebelasan diatas (BVC, UNI, Sidolig) tidak dapat dipisahkan dari sejarah perkembangan sepakbola di kota Kembang ini. Mereka menjadi tim yang sering melakukan pertandingan dengan Batavia dan Soerabaya atau dengan sesama klub sepakbola di Bandung sendiri. Dimanakah mereka melakukan pertandingan?
Meskipun sudah terdapat beberapa klub, Bandung sendiri belum memiliki stadion yang dibangun khusus untuk sepakraga. Lapangan yang sering digunakan untuk pertandingan maupun latihan oleh klub-klub klasik Bandung adalah lapangan Alun-alun (depan pendopo / taman Masjid Agung sekarang), lokasi ini digunakan sekitar tahun 1900 hingga tahun 1905. Setelah ada peraturan untuk tidak boleh melakukan kegiatan sepakraga di Alun-alun, maka pertandingan berpindah ke lapangan Gementte / Pieters Park (kurang lebih di lokasi parkir Balai Kota sekarang). Lapangan Gementte tidak lama digunakan karena sering membuat gaduh dan mengganggu kegiatan ibadah gereja Bethel dan gereja Katolik yang berdiri tidak jauh dari lapangan. Pegiat sepakraga Bandung kembali harus pindah ke lapangan Javastraat (lokasinya berada di tengah-tengah Jl. Jawa dan jl. Sumatra Sekarang).
Lapangan Javastraat mulai populer dan dijadikan tempat pertandingan. Karena klub-klub sepakraga di Bandung mulai banyak bermunculan, akhirnya lapangan tersebut digunakan bergiliran dan diberlakukan sistem penyewaan lapangan. Kesebelasan bentukan orang-orang Belanda lah yang mendominasi lapangan ini.
Tanggal 1 Februari 1914, organisasi perserikatan sepakbola didirikan di Bandung. Organisasi ini bernama Bandung Voetball Bond (BVB) yang menjadi wadah atau induk bagi klub-klub sepakraga yang ada di kota Bandung. Di awal pembentukannya ini, BVB menggelar sebuah turnamen namun Residan Priangan tidak mengijinkan lagi lapangan Javastraat digunakan untuk sepakraga. Akhirnya lapangan sepakraga kembali lagi ke Alun-alun. Tercatat ada 5 tim kota Bandung yang mengikuti gelaran turnamen tersebut.Tim-tim tersebut adalah UNI, Sidolig, LUNO, Sparta, dan Velocitas. Dua nama terakhir merupakan kesebelasan dari Militer Belanda, jika Sparta adalah perkumpulan sepakraga militer yang bermarkas di pusat kota Bandung, sementara Velocitas adalah tim militer dari markas Cimahi. Turnamen atau bisa juga dikatakan sebagai liga ini rutin diadakan setiap tahun.

Tahun 1923, pergerakan/perjuangan kaum nasionalis mulai menjalar ke sepakraga. Kaum pribumi yang selama ini merasa dianak-tirikan akhirnya membentuk sebuah asosiasi yang mewadahi bagi klub-klub lokal (kaum pribumi). Klub yang dijadikan alat perjuangan kaum Nasionalis ini bernama Bandoeng Inlandsche Voetball Bond (BIVB). Asosiasi ini menjadi saingan kuat dari BVB. Tercatat sebagai Ketua Umum BIVB adalah Syamsudin yang kemudian diteruskan oleh putra pejuang wanita Dewi Sartika, yaitu R. Atot. Sebagai tim “kelas 2” BIVB hanya bermain di pinggiran kota Bandung, yang kerap digunakan mereka adalah Lapangan Tegallega, di depan tribun pacuan kuda.
Ketika Alun-alun kembalitidak diperbolehkan dijadikan tempat kegiatan sepakraga, akhirnya UNI membeli lahan untuk dibangun lapangan sendiri di jalan Karapitanweg (Jl. Karapitan) di tahun 1924, dan mulai digunakan setahun kemudian (1925). Seperti tidak mau kalah, Sidolig pun kemudian membangun lapangan sepakraga di Groote Pastweg (Jl. A. Yani sekarang), yang sampai kini kita sering menyebut dengan nama stadion PERSIB. Di kedua lapangan ini seringkali digunakan pertandingan antar kota maupun kedatangan tim-tim dari luar negeri. Pamor UNI semakin menanjak bahkan mengalahkan popularitas induknya yaitu BVB. Keadaan ini akhirnya menjadi pemicu konflik antara UNI dan BVB.
Sementara itu, di kota-kota lain pun berdiri perkumpulan sepakbola yang berlandaskan Nasionalisme, seperti VIJ Jakarta, SIVB (Surabaya), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB ( Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (sekarang PSIM Yogyakarta). Dengan munculnya tim-timlokaldi tingkat daerah waktu itu, akhirnya dipandang perlu untuk membentuk induk organisasi pribumi di tingkat Nasional.BIVB sebagai klub perjuangan kaum pribumi, menjadi salah satu klub yang turut membidani Persatuan Sepakraga Seluruh Indonesia (PSSI) di tahun 1931 di Societeit Hadiprojo Yogyakarta. Perwakilan dari BIVB dalam pertemuan tersebut adalah  Mr. Syamsuddin. Setelah melalui perbagai pertemuan akhirnya disepakati berdirinya organisasi induk tersebut yang berkedudukan di Mataram. Dengan demikian maka mulai di tahun ini ada 2 induk sepakbola di tanah air, NIVB produk pemerintah kolonial dan PSSI produk dari orang-orang pribumi. Setelah PSSI berdiri, kejuaraan nasional untuk kaum pribumi pun mulai dirintis.
Pada awal era 30an, di Bandung juga muncul dua klub baru yang mewakili kelompok pribumi yaitu Persatoean Sepakraga Indonesia Bandoeng (PSIB)  dan National Voetbal Bond (NVB).


Read More >>

Copyright © 2016 - Persib the Unofficial site - All Rights Reserved
(Articles Cannot Be Reproduced Without Author Permission.)
Design By : | Powered By: Blogger